Kamu Nanya Apa Itu Bloger?

Suatu saat mahasiswa saya bertanya, “Bloger itu yang suka nulis-nulis di website ya, trus kalau nulis status di media sosial, dengan caption superpanjang, itu termasuk ngeblog jugakah?”

Dalam hati saya auto-komen begini nih, kayak di judul, kamu nanya apa itu bloger? Kamu bertanya-tanya ya? Hahaha!

Menurut KBBI, tulisan blogger yang benar itu adalah bloger dengan huruf g satu saja. Maka sebagai pengampu mata kuliah Bahasa Indonesia Hukum di universitas saya merasa terpanggil untuk menggunakan kata yang benar menurut kaidah bahasa.

Bloger adalah seorang yang menulis artikel di weblog (blog), website, jurnal online yang memuat beragam informasi serta menampilkan postingan terbaru di bagian atas halaman. Sinonim dari bloger dalam bahasa Indonesia adalah narablog, pengeblog.

Unik, ya… jarang dipakai dalam komunikasi sehari-hari. Dapat disebut sebagai bahasa tidak lazim dalam tatanan bahasa Indonesia.

Kamu nanya apa itu bloger?
Gambar: Bloger sedang ngoprek blognya / sumber: Neilpatel

Reaksi Orang Sekitar Saat Tahu Saya Bloger

“Wah, pinter nulis dong ya…”
“Blognya apa? Banyak menulis tentang apa aja?”
“Ajarin dong ngeblog, mau nulis blog juga”
“Itu awal mulanya gimana bisa jadi bloger, bagi waktu dengan kerjaan sebagai dosen dan ibu rumah tangga dengan 4 anak, aman?”
“Kalau jadi bloger gitu dapat uang gasi, cuan nggak?”

Demikianlah kira-kira reaksi teman-teman sekitar ketika mengetahui bahwa saya juga seorang bloger sejak tahun 2009 silam. Meski perlu waktu sepuluh tahun untuk menggerakkan saya mengubah blog dari subdomain ke TLD, namun tak apa, semua butuh melewati proses.

Yup, tanggal 12 Juni 2019 saya akhirnya memantapkan niat untuk beli domain fadlimia.com, diikuti dengan nafanifa.com ini pada tahun 2020 dan menggapaicita.com pada tahun 2021.

Selain itu ada nurhilmiyah.com, esahay.com, opchie.com, sinalseo.com yang saya beli pada bulan Maret 2022 sebagai prasyarat mengikuti kelas ternak blog wordpress bulan Maret 2022 lalu.

Namun sayang di pertemuan ke-3 saya harus angkat kaki karena tidak mampu menyelesaikan tugas yang diberikan yaitu menuliskan artikel baru yang diposting di empat blog tersebut.

Ditambah 2 blog subdomain: catatanideinspirasi.blogspot.com, nurhilmiyah.wordpress.com, dengan 7 blog TLD, maka total keseluruhan blog saya ada 9.

Plus 1 blog punya tim saya dan teman-teman yang concern di SDG’s nomor 4, nama kelompoknya TIM KAIZEN, dengan nama blog subdomain: komunikasiproduktifkeluarga.blogspot.com. Jadinya 10 blog yang menyita perhatian untuk saya kelola dengan bijak.

Sayangnya tidak terurusi semua dengan baik. Insyaallah kalau agenda penting di tahun ini sudah dijalani sesuai rencana, saya akan membuat rencana update blog-blog tersebut.

Seiring berjalannya waktu fokus saya pun teralihkan pada rutinitas sehari-hari. Bekerja sebagai dosen sekaligus Kepala Bagian Hukum Perdata (setara kajur), mengurusi keluarga, dan membenahi proposal disertasi yang sedianya diuji pada 14 November lalu, mudah-mudahan jika tidak bisa di bulan ini, 14 Desember 2022 ada progress yang berarti untuk ujian kolokum proposal saya. Amin.

Hal-Hal yang Harus Dilakukan oleh Bloger Agar Blognya Produktif

Berdasarkan pengalaman saya yang blog-blognya masih berusia balita, kurang lebih 4 tahun (yang dari 2009 tidak saya hitung karena masih blog gratisan dan memperlakukan blog sebatas nulis diari saja), berikut yang harus dilakukan agar blog jadi produktif. Dalam hal ini blog memiliki trafik (ada yang baca), dan kalau bisa ada yang membayar (sponsored post) seperti ke-3 blog TLD saya sebelumnya.

1. Mengatur waktu dengan baik

Sebenarnya tidak hanya bloger, semua pekerjaan pastinya membutuhkan pengaturan waktu yang baik. Sebab semua bisa dikerjakan namun yang mampu mengerjakan sesuai batas waktu, itulah yang berhasil. Maka saya sendiri juga tidak ‘ngoyo’ pasang target harus nulis sekian artikel, bahkan ada peternak blog yang sukses, tinggal beli artikel saja di tempat pemesanan artikel yang murmer.

Namun entah kenapa saya masih idealis ingin tetap membesarkan blog-blog saya menggunakan artikel karya saya sendiri.’

2. Menyusun jadwal menulis dan membenahi blog

Punya banyak blog tidak bisa hanya berpuas diri sudah mengoptimasi blog utama saja. Bagaimana dengan blog-blog yang lain. Jadi blog juga tidak sekadar menulis artikel lalu mempostingnya, butuh ngoprek dalaman blognya juga.

Mengusahakan agar artikel yang sudah capai-capai menulisnya tidak berakhir di halaman belasan atau malah sialnya tidak terindeks mesin pencari sama sekali, hiks.

Maka mengagendakan kapan jadwal menulis dan kapan pula membenahi SEO artikel blog, keterbacaan blog di Google, hal-hal yang bikin “sakit” sehingga blog menjadi lemah, kurang berdaya trafik pembacanya, ini harus dicari obatnya, dan tentu saja perlu jadwal khusus jika ingin hasil yang optimal.

3. Belajar tak kenal lelah

Belajar blog itu susah-susah gampang. Dulu saya pikir bisa sedikit ngoprek blog berplatform blogger.com atau blogspot (BS) sudah senang sekali. Ternyata ketika dihadapkan dengan ngoprek blog wordpress.org tantangannya beda lagi. Meski banyak plugin yang bisa diandalkan namun penting juga mengetahui penggunaan banyak menu di dasbornya.

Belajar tak kenal lelah wajib dilakukan jika ingin blog-blognya produktif. Hal lain yang harus saya lakukan berikutnya adalah memperluas jaringan, berkomunikasi dengan baik dengan semua relasi, pantang menyerah, kreatif, dan konsisten melaksanakan hal-hal positif yang selama ini telah dilakukan untuk memperbaiki performa blog.

Kesimpulan

Kamu nanya apa itu bloger? Sudah terjawab, kan? Nggak bikin kamu bertanya-tanya lagi kan…hehe. Begitulah sepak terjang seorang bloger. Tak bisa disebut sepele karena di balik blog yang trafik pengunjungnya ribuan bahkan belasan ribu per bulan, ada mata yang begadang, ada pinggang yang pegal linu karena kebanyakan duduk menatap komputer/laptop.

Maka ketika ada koordinator job bloger atau SEO Analyst-nya suatu brand menetapkan sepihak harga sebuah link artikel dengan harga yang tidak pantas, huhu… di situlah seorang bloger merasa sedih. Seolah-olah kegiatan menulis artikel dan mengelola blognya itu disamakan dengan mengetik huruf demi huruf saja lalu posting.

Semoga hari-hari ke depan iklim bisnis di Indonesia semakin baik ya, sehingga rekan-rekan pemilik usaha/brand punya rezeki yang lebih baik juga untuk membiayai aktivitas promosi produknya melalui bloger.

Salam semangat buat teman-teman bloger di manapun berada. Yuk, kita rapikan blog masing-masing, baik dari segi tampilan maupun performanya untuk menembus halaman satu Google dan berpengaruh untuk memasarkan produk atau jasa para business owner.

Salam sukses!

 

 

 

 

Related Posts

4 thoughts on “Kamu Nanya Apa Itu Bloger?

  1. yes kak. makasih ya kak sudah kasih tau penulisan yang benar untuk bloger itu. Awak alhamdulillah kalau ditanyak apa yang diharapkan dari menjadi blogger adalah satu, saya ingin diingat dan dikenang dari tulisan saya. Syukur-syukur tulisan saya bermanfaat buat pembaca. Jadi tambahan amal jariyah buat saya. insyaAllah

  2. MasyaAllah la quwwata ila billah 😍
    Kagum bener sama kak Mia. Sampe 9 ya kak.
    Rasanya super duper banget ngatur waktunya. Awak yang satu aja nulisnya cuma seminggu sekali 🤣.
    Semoga selalu istiqomah ya kak. Aamiin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *